Ketika ingin menonton bioskop dan ada titipan Tuhan yang harus dijaga…

Saya takjub melihat banyaknya anak kecil (bayi, balita, dan anak2) yang dibawa orangtuanya menonton Warkop DKI Reborn. Please Parents, ada alasan kenapa film ini diberi rating 17+. Simak bahasa yang digunakan, humor dewasa yang disajikan, serta adegan2 tak layak tonton bagi anak lainnya.

Otak anak seperti spons, mereka belajar dari apa yang disajikan di sekitar mereka. Maukah Anda melihat anak Anda tumbuh dengan menganggap bermain perempuan, berkata kasar, dan bertindak tanpa berpikir ttg tanggung jawab – sebagai hal yang wajar? Tolong, bijaklah dalam memilih tontonan utk anak.

Memang terkadang orangtua juga butuh istirahat dari kegiatan parenting yang menjemukan dan terasa tanpa akhir. Ingin menonton film terkini? Bisa kok, kami sering lakukan. Ada beberapa alternatif yg bisa dilakukan tanpa harus membawa anak ke dalam ruangan bioskop dan ikut menonton.

Pertama, bergantian shift nonton dan menjaga anak dgn suami. Jadi nontonnya sendiri2 gitu? Iya. Memang terasa tidak ideal, tapi pilih mana, berkorban nonton bioskop sendirian atau anak tumbuh belajar mengatai orang lain bodoh adalah hal wajar?

Kedua, titipkan anak ke sanak saudara ketika orangtua ingin menonton berdua. Ini hanya bisa dipraktekkan apabila tinggal dekat dengan keluarga besar.

Ketiga, tunggu saja sampai versi DVD-nya keluar dan tonton berdua dengan pasangan ketika anak sudah tidur. Nggak kekinian dong? Lho..balik lagi pilih mana coba…

Tenang Parents, anak-anak tidak akan selamanya menjadi anak-anak. Segera, mereka akan beranjak dewasa dan Anda akan bebas melakukan apapun yang Anda mau. Ingatlah bahwa anak adalah titipan Tuhan untuk Anda…🙂

However, apart from that, it is actually pretty good. We had a pretty good laugh throughout the movie🙂

————-
Sebuah catatan dari pasangan yang pernah tinggal jauh dari keluarga besar (iya, semacam beda benua gitu sama keluarga), membesarkan anak tanpa bantuan siapa-siapa, dan tetap bisa menikmati film-film terkini tanpa harus mengorbankan anak. Cheers!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: