Menyusui itu indah

Setelah punya anak, saya menemukan the sweetest moment in my life: Menyusui🙂

Kenapa? Bayangkan, sebuah entitas yang literally part of myself, tumbuh dalam diri saya, dan berkembang dengan apa yang diri saya hasilkan, menjadi sebuah individu menakjubkan. Momen saling melihat, saling menyentuh ketika ia menyusu, benar-benar tak terganti. Belum lagi ketika ia berulah, berhenti menyusu sebentar hanya untuk tertawa pada saya dan mengajak bercanda untuk kemudian lanjut menyusu lagi, siapa yang bisa menyangkal indahnya momen itu?

Menyusui bagi saya juga menumbuhkan kepercayaan diri sebagai seorang ibu; dimana sebagai ibu baru seringkali saya bertanya-tanya dalam hati, apakah anak saya benar membutuhkan saya? Cukup baikkah saya sebagai seorang ibu?

Kepercayaan diri itu tumbuh ketika anak saya mulai merengek haus, tampak nyata bahwa hanya saya yang ia inginkan (hmm…atau mungkin hanya susunya yang dia mau ya?? :D) Tapi benar, bahkan ketika ia dilatih menyusu dengan dot dan melihat saya melintas, ia berhenti dan meminta pindah ke pangkuan saya; yang berarti proses belajar ngedot itu pun gagal total haha. Seandainya saya bisa meminta, saya ingin terus bersama anak saya, menyusuinya langsung dan tidak kembali bekerja, saya akan meminta. Namun memang ada kewajiban yang harus saya jalani. Sedih tak terkira, namun apa mau dikata. It’s for the greater good, as wise men said.

Tetapi kembali lagi pada kesimpulan sederhana, dari proses menyusui ini saya sadar, bahwa anak saya membutuhkan saya.🙂

-NaY-

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: