Menyelam saat hamil? A BIG NO NO!

Pertanyaan tentang menyelam saat hamil ini muncul ketika saya dan suami sudah merencanakan sebuah dive trip baru kemudian mengetahui bahwa ternyata saya hamil. Pertama kali pertanyaan ini saya ajukan kepada suami yang seorang experienced diver, dia langsung bilang: TIDAK. We should cancel our upcoming dive trip and do something else, he said.

Tentu saja setelah mendapat jawaban itu saya patuh dan segera mencari alternatif kegiatan lain untuk mengisi waktu kosong yang sudah kami rencanakan jauh-jauh hari. Saya tau bahwa menyelam memang dikategorikan sebagai olahraga ekstrim yang penuh resiko, dan sudah pasti karena aktivitas menyelam tak dapat dipisahkan dari perubahan tekanan di lingkungan sekitar maka secara logika hal itu seharusnya memang berbahaya bagi janin yang tengah tumbuh dalam rahim si ibu selain juga bagi si ibu sendiri.

Penasaran mencari jawaban yang lebih saintifik atas pertanyaan tadi, saya mulai browsing sana sini, berkeliling mencari informasi mengenai menyelam dan kehamilan. Informasi yang saya peroleh sejauh ini ternyata sampai hari ini belum ada penelitian medis yang membuktikan bahaya menyelam bagi wanita hami. Hal ini lebih dikarenakan aspek etik dimana tidak mungkin mencobakan aktivitas ini secara sengaja pada wanita hamil, sedangkan penelitian yang dilakukan pada binatang tentu tidak dapat disamakan hasilnya dengan dampak menyelam pada manusia.

Saya juga menemukan bahwa ternyata sampai tahun 1980-an, menyelam pada wanita hamil masih diperbolehkan dengan batasan kedalaman tidak lebih dari 10 meter. Namun setelah tahun 1980-an dunia medis melarang keras hal tersebut.

Menilik fakta-fakta yang saya sebutkan di atas, dapat saya simpulkan bahwa mungkin salah satu bahaya utama yang mengintai wanita hamil saat menyelam adalah lebih besarnya kemungkinan terjadi dekompresi (?) Saya katakan mungkin karena sebenarnya dekompresi mengancam semua penyelam, bukan hanya wanita hamil saja. Namun lagi-lagi, mungkin, karena perubahan yang terjadi secara fisik pada tubuh wanita hamil maka kemungkinan terjadinya dekompresi menjadi lebih besar. Dekompresi sendiri secara sederhana adalah keadaan dimana jumlah nitrogen yang bertambah saat menyelam membentuk gelembung yang menyumbat aliran darah dan berpengaruh pada sistem syaraf. Sekarang bayangkan, siapa yang mau resiko itu harus menghinggapi si ibu dan calon bayinya?

Ada lagi informasi yang menyatakan bahwa janin dalam kandungan beresiko mengalami DCS (decompression syndrome), Hypoxia (berkurangnya kadar oksigen dalam tubuh atau bagian tubuh tertentu), dan peningkatan kadar karbondioksida dalam darah. Seperti yang sudah lazim diketahui bahwa pada masa kehamilan ibu dan bayi berbagi supply darah yang sama, walaupun nantinya akan berputar dalam sistem masing-masing.  Selain itu penggunaan wetsuit juga pasti akan menimbulkan ketidaknyamanan tersendiri karena pada dasarnya wetsuit yang dikenakan harus pas dengan ukuran tubuh untuk memudahkan pergerakan serta agar fungsi wetsuit yang salah satunya untuk menjaga suhu tubuh penyelam dapat difungsikan secara maksimal. Belum lagi penggunaan weight belt yang sudah pasti berat (namanya saja weight belt :D). Bergerak dalam arus bawah air juga membutuhkan tenaga ekstra yang sudah pasti akan menyulitkan wanita hamil.

Jadi kesimpulan dari informasi yang berhasil saya kumpulkan sejauh ini yaa…jangan menyelam saat hamil. Resikonya terlalu besar, kecuali mungkin untuk wanita hamil yang tidak sayang nyawanya sendiri dan nyawa bayinya ya…😀

So let’s switch to other activities, mommies-to-be! Suka air? Berenang aja. Mau keringetan? Jalan kaki juga gak masalah kok. Yang penting kebugaran badan harus tetap dijaga.

Cao!

-NaY-

P.S. Ada info berguna yang bisa diakses terkait kehamilan dan menyelam yang bisa diakses di sini.

 

2 Responses to “Menyelam saat hamil? A BIG NO NO!”

  1. Made Suwena Says:

    artikel keren…
    DCS itu Decompresion sicknes = sakit dekompresi (penjelasan diatas sudah jelas sekali).
    Informasi diving, kunjungi juga http://www.scuba-mania.com
    thanks


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: