Nasionalisme? nanti dulu…

Pagi ini seperti biasa dalam perjalanan ke kantor gw nyalain radio. Ada satu hal yang bikin gw miris setiap dengerin siaran radio jaman sekarang, khususnya yang targetnya anak muda. Hampir semua penyiarnya lebih banyak menggunakan bahasa Inggris daripada bahasa Indonesia. Miris banget. Sebegitu nggak punya identitasnya-kah anak muda kita? Yah…di umur gw yang hampir tidak muda lagi ini *mulai agak pengen sadar umur :D* Terus terang, dulu waktu gw masih SMA, awal-awal kuliah, gw anggap itu keren. Penyiarnya ngomong campur aduk, kan jadi gaya gituhh. Tapi kok semakin kesini bahasa Indonesianya makin juaaarang ya? Bahkan pagi ini di channel nomor tiga settingan radio mobil gw (tanpa harus menyebutkan radio apa itu), gw dengerin beberapa menit sampe sebelum si penyiar masang lagu, dia ngomong seratus persen bahasa Inggris cuuuyyyy…ampun deh…kebarat-baratan sekali, dan maaf kalau gw bilang, dalam bahasa Inggris istilahnya bule wannabe getoooh…hehe.

Hmm padahal kalo dipikir-pikir yah, si bule-bule sendiri sebenernya gak gitu-gitu amat sama bahasa Inggris. Contoh yang paling keliatan, liat orang Jerman. Mereka jelas dari ras Kaukasian, berkulit putih-hidung mancung-tinggi besar-pokoknya kompeni banget lah!๐Ÿ˜€ Tapi mereka nggak pake bahasa Inggris, bukan karena mereka nggak bisa, tapi lebih karena mereka nggak mau. Kalo nggak terpaksa mereka nggak akan pake bahasa Inggris, bahkan orang asing yang dateng ke Jerman seenggaknya harus bisa bahasa Jerman dasar supaya bisa survive, kalo nggak mau jadi kayak kambing tersesat. Padahal nih yaaa…sebagai info aja, bahasa Inggrisnya orang Jerman itu…gileee…sempurna! Secara pribadi gw harus katakan bahwa bahasa Inggrisnya orang Jerman lebih bangus daripada bahasa Inggrisnya orang Amrik hahahha. Terus nih, coba liat negara-negara Eropa yang lain, Perancis, Italia, Spanyol. Sebut aja deh. Mereka lebih bangga dengan bahasa mereka sendiri. Coba juga liat Malaysia, Filipina, Brazil, India. Negara-negara yang sedang nsangat berkembang. Mereka juga nggak memuja bahasa orang-orang bule itu segitu-gitunya.

Hmm yah…lagi-lagi ini pandangan pribadi. Buat gw, maju atau enggaknya suatu bangsa itu tergantung sama anak mudanya. Mau nggak mereka mencintai negrinya sendiri, bahasanya sendiri, budayanya sendiri, mau sebobrok apapun bangsa itu. Gw capek mendengar anak muda bangsa ini yang sibuk sama demo antipemerintah, menghujat kapitalisme dan mendewakan demokrasi, tanpa berbuat apa-apa untuk negerinya. Maksud gw, nggak usahlah muluk-muluk. Biarkan saja dunia ini berputar apa adanya, tapi berbuatlah sesuatu yang positif, seenggaknya untuk diri sendiri. Misalnya nih, daripada menghabiskan waktu untuk demo kesana kemari (demo mengkritik pemerintah, bukan demo masak apalagi demo Tupperware tentunya), kan mendingan kuliah yang bener, lulus cepet, nilainya bagus, dapet beasiswa, berbakti sama orang tua dan akhirnya bisa berbuat sesuatu untuk masnyarakat. Tapi ya, sangat disayangkan, yang terjadi saat ini, anak muda kita sudah nggak berpikir tentang nasionalisme. Untuk apa nasionalisme? Yang penting kan…gaya. ^0^

Sekarang gw cuma bisa berdoa untuk masa depan yang lebih baik bagi bangsa ini, dan semoga masih ada sepercik rasa nasionalisme di dalam diri setiap anak muda Indonesia. Oh iya, mulai saat ini gw akan berusaha menulis dalam bahasa Indonesia. Doakan saya yaaaaa. Semangaaaaat!!

-NaY-

Tulisan dalam edisiiiiii jreng jreng jreeeeeng!!! NASIONALIIIISS!!๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

One Response to “Nasionalisme? nanti dulu…”

  1. ade Says:

    Hohoow yanaaa! You go giiirl!
    Tp nasionalisme gak dari bahasa aja loooh. Ditunggu yaa edisi nasionalisme selanjutnya๐Ÿ˜€


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: